Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the acf domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/k2237428/dev.paramadina-pusad.or.id/wp-includes/functions.php on line 6131

Notice: Fungsi _load_textdomain_just_in_time ditulis secara tidak benar. Pemuatan terjemahan untuk domain bridge dipicu terlalu dini. Ini biasanya merupakan indikator bahwa ada beberapa kode di plugin atau tema yang dieksekusi terlalu dini. Terjemahan harus dimuat pada tindakan init atau setelahnya. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.7.0.) in /home/k2237428/dev.paramadina-pusad.or.id/wp-includes/functions.php on line 6131
PUSAD Paramadina |
 

Media / Video

Para penyuluh agama di Indonesia memiliki modal sosial strategis untuk memperkuat kerukunan dan mencegah berkembangnya radikalisme dan ekstremisme kekerasan. Mereka dekat dengan masyarakat, tersebar hingga tingkat desa, dan memiliki kedudukan penting di depan masyarakat. Tidak heran bila Kementerian Agama mengeluarkan Keputusan Dirjen Bimbingan Masyarakat Islam...

Menjelang tahun pemilu 2019, banyak kalangan mengkhawatirkan maraknya hasutan kebencian sebagai strategi untuk menjatuhkan lawan, seperti yang terjadi pada Pilpres 2014 dan Pilkada Jakarta 2017. Terkait itu, Pusat Studi Agama dan Demokrasi (PUSAD), Yayasan Paramadina bersama MAFINDO @turnbackhoaxid didukung oleh International Foundation for Electoral Systems...

Peluncuran dan Diskusi Buku KELUAR DARI EKSTREMISME: DELAPAN KISAH “HIJRAH” DARI KEKERASAN MENUJU BINADAMAI Pusat Studi Agama dan Demokrasi (PUSAD), Yayasan Paramadina, Jakarta Jakarta, Gedung Perpustakaan Nasional Selasa, 27 Februari 2018 – Pukul 10:00-15:00 WIB Sudah banyak riset dilakukan mengenai bagaimana orang menjadi ekstremis (radikal,...

Sudah banyak riset dilakukan mengenai bagaimana orang menjadi ekstremis (radikal, bahkan teroris) di Indonesia, tapi masih sangat jarang riset dibuat mengenai proses sebaliknya: mengapa dan bagaimana orang berhenti dari menjadi ekstremis. Proses inilah yang kadang disebut “transformasi personal”, atau “hijrah” dari kekerasan (ekstremis) menuju binadamai....

Sudah banyak riset dilakukan mengenai bagaimana orang menjadi ekstremis (radikal, bahkan teroris) di Indonesia, tapi masih sangat jarang riset dibuat mengenai proses sebaliknya: mengapa dan bagaimana orang berhenti dari menjadi ekstremis. Proses inilah yang kadang disebut “transformasi personal”, atau “hijrah” dari kekerasan (ekstremis) menuju binadamai....

Sayembara ini mendapat sambutan hangat dari seluruh Indonesia. Hingga ditutup pada 30 November 2017, sayembara diikuti 1.083 peserta: masing-masing 800 orang mahasiswa dan 283 orang siswa sekolah menengah atas, meski tidak semuanya lolos seleksi administrasi. Sayembara ini akan memilih 6 (enam) pemenang untuk mendapatkan hadiah...