Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the acf domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/k2237428/dev.paramadina-pusad.or.id/wp-includes/functions.php on line 6131

Notice: Fungsi _load_textdomain_just_in_time ditulis secara tidak benar. Pemuatan terjemahan untuk domain bridge dipicu terlalu dini. Ini biasanya merupakan indikator bahwa ada beberapa kode di plugin atau tema yang dieksekusi terlalu dini. Terjemahan harus dimuat pada tindakan init atau setelahnya. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.7.0.) in /home/k2237428/dev.paramadina-pusad.or.id/wp-includes/functions.php on line 6131
PUSAD Paramadina | Sayembara Ahmad Wahib: Inspirasi untuk Toleransi
 

Sayembara Ahmad Wahib: Inspirasi untuk Toleransi

Sayembara Ahmad Wahib: Inspirasi untuk Toleransi

Intoleransi masih menjadi momok bagi kehidupan berbangsa di negeri ini. masih terekam jelas di memori publik aksi-aksi kekerasan yang menyudutkan perbedaan. Terkait dengan permasalahan ini kiranya perlu adanya penyegaran pemikiran agar reflesi atas tindak-tindak intoleransi dimungkinkan.

Merespon hal tersebut Forum Muda paramadina menyelenggarakan kegiatan “Sayembara Ahmad Wahib 2012”. Acara launching diselenggarakan di kantor Kontras pada hari Jum’at, 15 Juni 2012. Ahmad Wahid dijadikan ikon sayembara ini, mengingat sosok Wahib dikenal sebagai seorang pencari kebenaran yang tak kenal lelah pada tahun 60/70-an.

Percikan-percikan pemikirannya, Wahib tuangkan dalam sebuah catatan harian. Sepeninggal Wahib buku catatan harian tersebut dibukukan oleh rekan dan kerabat Wahib dengan judulPergolakan Pemikiran Islam (1981). Buku ini telah menginspirasikan banyak orang untuk berpikir kritis dan terbuka yang pada gilirannya bersikap toleran.

Wahib meninggal di usia muda. Namun untuk orang seumuran dirinya pemikirannya begitu mendalam dan kritis. Pesan-pesan dalam catatan harian Wahib sangat relevan dengan persoalan intoleransi belakangan ini. Sebagai sosok yang menghargai perbedaan, Wahib tak pernah putus-putusnya mewartakan toleransi. [M Hajid]

 

Sumber: http://www.lazuardibirru.org/berita/news/sayembara-ahmad-wahib-inspirasi-untuk-toleransi/#.UdM5GhEaySM

Irsyad Rafsadi
irsyad@paramadina-pusad.or.id