Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the acf domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/k2237428/dev.paramadina-pusad.or.id/wp-includes/functions.php on line 6131

Notice: Fungsi _load_textdomain_just_in_time ditulis secara tidak benar. Pemuatan terjemahan untuk domain bridge dipicu terlalu dini. Ini biasanya merupakan indikator bahwa ada beberapa kode di plugin atau tema yang dieksekusi terlalu dini. Terjemahan harus dimuat pada tindakan init atau setelahnya. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.7.0.) in /home/k2237428/dev.paramadina-pusad.or.id/wp-includes/functions.php on line 6131
Komentar di: Nasib Penghayat di Indonesia https://www.dev.paramadina-pusad.or.id/nasib-penghayat-di-indonesia/ Pusat Studi Agama dan Demokrasi Tue, 04 Sep 2018 03:22:21 +0000 hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.9.1 Oleh: pandu https://www.dev.paramadina-pusad.or.id/nasib-penghayat-di-indonesia/#comment-217 Mon, 19 Oct 2015 00:20:24 +0000 http://www.paramadina-pusad.or.id/?p=15907#comment-217 agama itu bukan masalah ekspor atau impor, tetapi masalah keyakinan.

]]>
Oleh: wal suparmo https://www.dev.paramadina-pusad.or.id/nasib-penghayat-di-indonesia/#comment-216 Mon, 11 May 2015 13:32:53 +0000 http://www.paramadina-pusad.or.id/?p=15907#comment-216 Seperti dkatakan diatas, para pemimp[i Indoneia masih terpengaruh hasutan agama import yg menentukan secara fihak bahwa , agama harus punya nabi dan kitab suci.Pada hal agama ALAM yg adalah warisan budhi luhur nenek moyang Nusantara tidak perlu kitab suci dan nabi.

]]>