Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the acf domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/k2237428/dev.paramadina-pusad.or.id/wp-includes/functions.php on line 6131

Notice: Fungsi _load_textdomain_just_in_time ditulis secara tidak benar. Pemuatan terjemahan untuk domain bridge dipicu terlalu dini. Ini biasanya merupakan indikator bahwa ada beberapa kode di plugin atau tema yang dieksekusi terlalu dini. Terjemahan harus dimuat pada tindakan init atau setelahnya. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.7.0.) in /home/k2237428/dev.paramadina-pusad.or.id/wp-includes/functions.php on line 6131
PUSAD Paramadina | Djarot Buka Kegiatan Sekolah Agama dan Bina Damai
 

Djarot Buka Kegiatan Sekolah Agama dan Bina Damai

Djarot Buka Kegiatan Sekolah Agama dan Bina Damai

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat secara resmi membuka kegiatan Sekolah Agama dan Bina Damai (Sabda) di Balai Agung, Senin (8/6). Sekolah Agama dan Sabda ini diprakarsai oleh Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) DKI Jakarta.

“Kegiatan ini sebagai tindaklanjut dari hasil audensi FKUB DKI beberapa waktu lalu yang berkeinginan menggagas pentingnya sekolah agama dan bina damai “

Dikatakan Djarot, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mendukung digelarnya kegiatan sekolah agama dan Sabda angkatan 1 yang digelar mulai hari ini, Senin (8/6) hingga 12 Juni mendatang.

“Kegiatan ini sebagai tindaklanjut dari hasil audensi FKUB DKI beberapa waktu lalu yang berkeinginan menggagas pentingnya sekolah agama dan bina damai dalam rangka membangun kader perdamainan yang berfungsi sebagai suri tauladan di tengah masyarakat,” ujar Djarot, Senin (8/6).

Ia mengatakan, para kader perdamaian yang lahir dari Sekolah Agama dan Sabda ini mengemban amanat berupaya menciptakan rasa persaudaraan di tengah kehidupan masyarakat ibu kota yang kompleks dengan cara damai dan santun.

“Kader perdamaian bukan kepentingan perorangan, melainkan kepentingan bersama umat beragama untuk menciptakan kerukunan,” kata Djarot yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Penasehat FKUB DKI Jakarta.

Mantan Walikota Blitar ini menjelaskan, kader perdamaian memiliki peranan yang sangat penting. Mereka tidak sekadar duduk sebagai pengurus FKUB di tingkat kotamadya maupun provinsi.

“Kader perdamaian ini dapat juga ditempatkan di sejumlah komunitas masyarakat yang berperan untuk meminimalisir berbagai aksi kelompok warga yang hendak bertindak anarkis menciptakan ketidaknyamanan di tengah kehidupan masyarakat,” jelasnya.

Sementara Ketua FKUB DKI Jakarta, KH Ahmad Syafi’I Mufid menuturkan, Sekolah Agama dan Sabda digelar sesuai amanat Peraturan Gubernur (Pergub) DKI Jakarta Nomor 170 tahun 2009 tentang kepengurusan FKUB di tingkat provinsi, lima kotamadya dan satu kabupaten administrasi di DKI Jakarta.

Ia menambahkan, kegiatan Sekolah Agama dan Sabda angkatan I yang diselenggarkan oleh FKUB DKI akan diikuti oleh sebanyak 30 orang dari perwakilan agama Islam, Kristen Protestan, Katolik, Buddha, Hindu dan Konghucu. Pelatihan khusus ini akan berlangsung Pondok Remaja PGI di Cipayung, Jakarta Timur. Pelaksanaan kegiatan ini tidak dibiayai menggunakan APBD serta menerapkan kurikulum berdasarkan kebersamaan antar umat beragama.

“Kegiatan ini dibiayai oleh peserta secara tanggung renteng. Para pemateri yang ikut serta dalam sekolah agama dan sabda ini berasal dari UGM, Paramadina, Ma’arif Institut. Kami mengagendakan lima kegiatan serupa untuk digelar sehingga muncul banyak kader perdamaian di ibu kota,” tandasnya.

Sumber: www.beritajakarta.com, 8 Juni 2015.

Siti Nurhayati
aya@paramadina-pusad.or.id